Tulisan Komunikasi Bisnis (Meresensi Novel "Tentang Kamu" Karya Tere Liye)

Nama   : Septi Ratna Sari
NPM    : 1A214144
Kelas   : 4EA05
Tulisan : Komunikasi Bisnis

Novel “Tentang Kamu” karya Tere Liye
1.      Identitas Buku
a.      Judul Buku      : Tentang Kamu
b.      Penulis Buku   : Tere Liye
c.      Penerbit Buku : Republika Penerbit
d.      Kota Tertib      : Jakarta
e.      Cetakan           : VI
f.       Tebal Buku      : 524 halaman

2.      Sinopsis Novel Tentang Kamu
Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku. Cinta memang tidak perlu ditemukan, cintalah yang akan menemukan kita. Terima kasih. Nasihat lama itu benar sekali, aku tidak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyumkarena sesuatu itu pernah terjadi. Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi. Semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir. Maka biarlah hidupku mengalir seperti sungai kehidupan”

Tentang Kamu, novel karangan penulis terkenal Tere Liye. Novel yang menceritakan tentang perjalanan hidup seorang wanita yang berasal dari keluarga miskin di sebuah pulau terpencil, Pulau Bungin Kepulauan Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Perempuan itu adalah Sri Ningsih, perempuan yang perjalanan hidupnya dari masa kecil hingga akhir hayat ditelusuri oleh Zaman, seorang pengacara muda di firma hukum London Thompson & Co lantaran mencari ahli waris dari harta yang ditinggalkannya senilai Rp.19 triliyun.
Perjalanan Zaman dimulai dengan mendatangi tempat Sri Ningsih kecil, Pulau Bungin. Zaman bertemu dengan seorang tua di pulau itu yang menceritakan masa kecil Sri Ningsih yang ditinggalkan oleh ibunya, Rahayu ketika melahirkannya hingga ayahnya, Nugroho menikah lagi dan mempunyai satu orang anak. Sampai pada saat Nugroho pergi melaut dan tidak pernah kembali, ibu tiri Sri Ningsih berubah menjadi galak dan sering memukulnya. Dengan sampai insiden itu, terjadi kebakaran yang membunuh ibu tirinya dan menyebabkan ia serta adiknya terpaksa tinggal di sebuah pondok pesantren di Surakarta.
Sri Ningsih seorang yang pekerja keras. Dari mulai bekerja sebagai pedagang kaki lima dengan gerobak, membuka rental mobil, sempat bangkrut hingga menjadi sopir bis, pekerja pabrik, hingga puncaknya membuka pabrik sabunnya sendiri dengan merk ‘Rahayu’. Semuanya ia lakukan di Jakarta hingga akhirnya ia memutuskan pergi ke London dengan meninggalkan pabriknya, pergi melupakan semuanya.
Paris, perjalanan hidup terakhir Sri Ningsih. Perjalanan panjang yang melelahkan hingga ia harus meninggalkan semuanya. Bersembunyi dan tinggal di panti jompo. Sebelum meninggal, Sri Ningsih meninggalkan surat wasiat dengan cara yang unik. Cara yang membuat Zaman bisa menelusuri kembali jejak-jejak kehidupannya.



3.      Unsur Intrinsik Novel
a.      Tema : Menelusuri perjalanan hidup seorang wanita untuk menemukan ahli warisnya.
b.      Latar Belakang : Pulau Bungin Sumbawa, Surakarta, Jakarta, Paris dan London.
c.      Waktu : Dari pagi hingga malam
d.      Suasana : Menyedihkan, mengharukan dan menegangkan.
e.     Alur : Novel ini menggunakan alur maju mundur artinya dalam cerita terjadi flashback ke masa lalu dan kejadian masa datang. Dimana perjalanan Zaman Zulkarnaen yang menelusuri potongan-potongan cerita hidup Sri Ningsih dari masa kecil hingga akhir hayatnya demi menemukan ahli waris dari harta yang ditinggalkannya.
f.       Gaya Bahasa : menggunakan gaya bahasa sastra tinggi tetapi masih mudah dimengerti oleh para pembacanya.
g.    Amanat : Kita selalu bisa melakukan apapun dengan kondisi sesakit atau sesedih apapun. Semua tergantung kita, kebencian dari orang lain adalah urusan mereka. Kita harus tetap berprsangka baik terhadap orang lain. Berbuat baik dengan keikhlasan. Karena kebaikan akan selalu diingat oleh orang lain.
h.     Penokohan
- Sri Ningsih : Sosok perempuan yang kuat dan tegar, keinginannya untuk mandiri sejak muda membawanya menjadi perempuan yang luar biasa meski dengan kisah hidup yang sangat menyakitkan.
- Zaman Zulkarnaen: Pengacara muda, cerdas dan jujur yang bekerja di sebuah firma hukum Thompson & Co di London. Zaman seorang yang bersemangat dan pantang menyerah.
- Sulastri : Seorang wanita yang pendendam, ambisius dan kejam. Tega melakukan apapun demi benci serta kecemburuannya pada Sri Ningsih terpuaskan.
i.      Sudut Pandang : Penulis sebagai orang ketiga yang serba tahu.

Berikut tampilan novel "Tentang Kamu"



Kesimpulan:

Menurut Saya, novel Tentang Kamu karya Tere Liye ini memiliki isi yang sangat bagus. Karena novel ini memberikan pembelajaran hidup yang banyak, memotivasi kita untuk tidak menyerah pada keadaan seperti apapun. Selalu berbuat baik kepada orang lain meskipun kita tidak diperlakukan baik olehnya. Mengajarkan kita untuk selalu berprasangka baik terhadap apapun yang terjadi, bahwa semua akan indah pada waktunya.



Sekian dan Terima Kasih ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kehidupan Kampung Naga Yang Masih Dikelilingi Oleh Tradisi Kebudayaan

Tulisan 2_Etika Bisnis